|
Ketahui Potensi dan Bakat kita sejak dini Data dapat di jemput ( khusus daerah Kota Medan ) Konsultasi +- 1 jam dengan Psikolog Harga mulai dari Rp.30.000 ( Bervariatif ) Hub BB Pin : 234126AB HP : 085275882047 Special Price for Corporate Rate
Translate
Jumat, 15 Maret 2013
LINK DARI NEGARA RUSIA MENGENAI FINGERPRINT ANALYSIS
http://www.handresearch.com/news/fingerprints-psychological-patterns-personality.htm
BEBERAPA BUKTI ILMIAH MENGENAI FINGERPRINT ANALYSIS
Silakan dilihat isi link di bawah yang ditulis secara ilmiah berdasarkan data dan fakta :
http://www.facebook.com/notes/ameilia-hernawati/menanggapi-tulisan-tentang-sidik-jari/218623474832657
Berikut isi link tersebut (tanpa mengurangi sumber tulisan dan penulis) :
Menanggapi tulisan tentang Sidik Jari
by Ameilia Hernawati on Wednesday, May 18, 2011 at 6:25pm
Salam, rekan2 sekalian.
Analisa sidik jari jadi bincangan yang ramai ya ^_^
Suami saya -pengusaha software dashboard- kebetulan jadi analyst untuk software analisa sidik jari yg pusatnya di Surabaya (saya nggak bicara produk lho ya). Membaca tulisan Profesor di Sindo, suami saya tersenyum dan mengatakan, “Fingerprint yg aku tahu ndak kayak gitu e. Entah beliaunya yang dapet informasi salah dari pemasar berbual atau beliau yang memang terburu-buru berpendapat."
Yang keberatan saya tag, mohon maaf, monggo silahkan dihapus. ^_^
Berikut adalah tulisan dari suami saya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:
Maka saya pun browsing semua jurnal Psikologi (hampir seluruh dunia yang berbahasa Inggris) yang bisa diakses oleh mesin searcher dari Asosiasi Psikologi Amerika (APA) dimana saya menjadi salah satu anggotanya.
Hasilnya menakjubkan, sekitar 40.000 tulisan yang mengandung kata “finger print”. Langsung saya cari judul-judul yang kira-kira terkait dengan sidik jari dalam hubungannya dengan bakat, kepribadian, atau kecerdasan anak. Hasilnya: NIHIL!
Tanggapan:
Tidak bisa menemukan di internet bukan berarti riset terkait itu tidak ada. Bisa jadi karena risetnya belum dipublikasikan (secara khusus pada provider jurnal tertentu), bisa jadi dipublikasikan tapi tidak dalam bahasa inggris, atau bisa jadi mencarinya di tempat yang salah.
Berikut beberapa riset yang berkaitan dengan finger print dan kecerdasan yang bisa ditemukan di internet.
Dalam bahasa Rusia:
Fingerprints Help Choosing Job
http://www.russia-ic.com/news/show/8479/
Fingerprints will help choose profession
http://strf.ru/science.aspx?CatalogId=222&d_no=21114
Atau biar gampang, silahkan baca dari sini saja:
http://www.handresearch.com/news/fingerprints-psychological-patterns-personality.htm
Dari Chinese Journal of Anatomy
Research on dermal ridge in students with high intelligence
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-JPXZ200201023.htm
Dan lain2nya yang juga mengaitkan fingerprint dengan kecerdasan
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-HNYK198901009.htm
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-RLXB501.005.htm
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-RLXB501.005.htm
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15083589
Jurnal yg bahas tentang kaitan pola sidik jari dan kecerdasan, dalam studi amatan kecerdasan musikal
http://books.google.com/books?id=44WZSQAACAAJ&dq=dermatoglyphics&hl=en&ei=RBqqTdvoEZCovQPpn_GeCg&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=3&ved=0CDMQ6AEwAg
Penting untuk diketahui bahwa dasar analisa sidik jari ini berasal terutama dari wilayah Asia, terutama Cina dan India. Sehingga amatlah wajar manakala penelitian dari wilayah tersebut tidak lantas bisa mudah ditemukan. Jika semisal saja ilmuwan barat mengatakan "Omong kosong herbal dan jamu bisa membuat sehat apalagi menyembuhkan penyakit. Sains belum (mampu) membuktikannya!" apakah lantas Anda memilih untuk percaya atau tidak percaya?
Saya katakan itu pilihan.
Biarlah mereka yg memilih mendasarkan keputusan mereka pada 'riset' untuk tetap seperti itu. Mereka mungkin butuh diyakinkan melalui hasil lab betapa kandungan kimiawi tertentu dari herbal dan jamu bereaksi pada bagian tubuh tertentu. Mereka mungkin juga menunggu adanya riset yg membuktikan betapa ada benang syaraf yg menghubungkan antara otak bagian tertentu di lokasi spesifik tertentu dengan jari tertentu. Bila ada ilmuwan yg mencoba mencari itu, good luck, you're gonna need it :-) karena riset tentang sidik jari dan kecerdasan biasanya tidak dilakukan dengan cara membedah otak manusia, sebagaimana Anda bisa lihat dari tautan2 di atas. Bahkan teori multiple intelligence saja tidak muncul dari cara seperti itu.
Bila lantas ada yg memilih bersikeras untuk tidak bersepakat, ya ndak papa. Ketika orang memilih untuk tetap menggunakan jamu meskipun sains belum bisa membuktikan, ya ndak mengapa.
Saya pikir apa yang menjadikan analisa sidik jari jadi cemoohan beberapa pihak adalah sebagai berikut:
1. Harganya yang ampun ampun mahal. Coba deh, kalau murah apa masih dipermasalahkan :-)
2. Salah tangkap informasi dari sang pelanggan atau siapapun itu yang lantas ramai berkumandang.
3. Klaim yang sangat berlebihan dari pemasar, entah karena dia sendiri yang belum paham atau memang sengaja berbual.
Saya ingin bicara tentang klaim berlebihan.
Quote:
Luar biasa kalau test itu benar. Kalau seorang ibu sudah mengetahui seluruh “rahasia” kepribadian anaknya melalui sidik jari anak, maka dia tinggal ongkang-ongkang kaki dan dia hanya perlu mengatur anaknya sesuai dengan petunjuk hasil test Sidik Jari, dan anaknya akan menjadi orang yang pandai, jujur, kreatif, berbakti pada orangtua, beriman, bertakwa, saleh/salehah. Lebih senang lagi anggota Densus88. Tidak perlu berpayah-payah lagi mereka. Cukup dengan memeriksa sidik jari, mereka bisa mengidentifikasi pembom bunuh diri menangkapnya dan memasukkannya ke penjara.
Kalau apa yang disampaikan oleh Pak Prof tersebut memang benar2 dikatakan oleh pemasar produk sidik jari, apalagi sampai bilang fingerprint bisa baca tingkat kesholehan seseorang, mari kita tendang orang itu beramai-ramai. Biar ntar saya duluan.
Analisa sidik jari bukanlah ramalan! Analisa sidik jari tidaklah melakukan pembacaan atas masa depan seseorang. Justru yang disajikan oleh analisa sidik jari adalah bacaan dari bentukan masa lalu, yakni faktor genetis (nature) seseorang, sejak dia berada dalam kandungan. Hasil analisa sidik jari tidaklah menjadi jaminan sukses seseorang. Untuk bisa sukses, seseorang harus mengalami pengasuhan (nurture), pengondisian, dan penggemblengan diri yang baik. Apa yang lantas diberikan oleh analisa sidik jari adalah informasi yang bisa dijadikan dasar penggemblengan itu, di antara sekian sumber informasi yang lain.
Sehingga lebih tepatnya, analisa sidik jari merupakan metode “pembacaan”, yakni pembacaan potensi seseorang. Dari hasil bacaan kita bisa mengatakan semisal seperti ini: “Berdasarkan hasil bacaanmu yang menyatakan bahwa dirimu adalah pembelajar kinestetik, maka kamu akan berpotensi sukses manakala kamu belajar dengan cara mengalami dan berinteraksi, dst dst…” Kita tidaklah meramal masa depan yang bersangkutan, namun kita tunjukkan betapa potensi dia untuk sukses jadi amat besar secara signifikan manakala dia menggunakan informasi analisa potensi dia di saat ini untuk membangun masa depannya. Namun apakah dia bisa sukses? Ya belum tentu.
Analisa sidik jari bukanlah ramalan nasib. Analisa sidik jari melakukan identifikasi bakat genetis; namun untuk bisa sukses, faktornya sudah pasti bukan hanya dari bakat. Hasil analisa sidik jari tidak lantas menunjukkan betapa seseorang nanti bisa menjadi cerdas, jujur, berbakti pada kedua orang tuanya, bertaqwa, dan sholeh. Itu adalah klaim yang sangat keterlaluan.
Dan ini yang penting: hasil analisa sidik jari tidak dimaksudkan untuk melalaikan orang tua dari monitoring minat dan pengondisian lingkungan asuh. Orang tua tidak sebaiknya mendasarkan hasil analisa sidik jari sebagai satu-satunya acuan pengetahuan untuk memahami anak. Orang tua harus membuka hati dan perhatian; analisa sidik jari sekedar mengambil peran pembuka, untuk membantu orang tua bisa lebih memahami tipikal dan bakat anak-anaknya.
Untuk bakat yang anak kuat di sana, maka orang tua bisa mengkapitalkannya. Untuk bakat yang lemah, orang tua tidak perlu terlalu ngoyo di sana; karena selain amatlah susah dan mahal untuk menginvestasikan pengembangan kompetensi yang bukan bakat, si anak juga tidak akan berbahagia ketika dipaksa melakukan sesuatu atau bahkan menjadi ahli di bidang-bidang yang dia tidak punya atau miskin bakat di sana.
Berikut ini paling tidak manfaat realistis dari analisa sidik jari:
1. Membuat siswa merasa lebih percaya diri atas diri mereka sendiri dengan pengetahuan mereka tentang bakat terbesar dan potensi yang bisa digali dari sana.
2. Membuat mereka lebih menyukai diri mereka sendiri, muncul penghargaan, apresiasi, dan rasa syukur, yang ini bisa menumbuhkan rasa pede untuk berkembang secara mandiri, sehingga mereka menjadi lebih mampu untuk menggerakkan diri sendiri alih-alih menunggu arahan dari luar.
3. Membantu siswa untuk bisa lebih berani memilih, atau merasa mantap dengan pilihannya sendiri.
4. Membantu sang anak dalam memilih penjurusan yang sesuai dengan bakatnya. Meskipun minat sangatlah penting, rekomendasi yang didasarkan pada bakat membantu anak untuk bisa memilih jurusan yang betul-betul bisa membuatnya nyaman alih-alih memilih sekedar berdasarkan paksaan dan pengaruh orang lain yang tidak sesuai dengan batin dirinya.
Anda bisa lihat, di sana belum bicara tentang kondisi masa depan. Sama seperti THE SECRET yang dalam konsepnya mengharuskan kita untuk tidak sekedar menginginkan secara nyata, tapi juga bertindak secara nyata. Analisa sidik jari tidak lantas melingkupi aspek tindakan. Itu sudah ranah yang berbeda, ranahnya orang tua, guru, dan seterusnya.
Lha lantas kalau memang tidak bisa meramal sukses dan sekedar mengetahui aspek nature (bakat) dan tidaklah nurture (pola pembinaan dst), lantas buat apa membayar mahal-mahal?
Lha iya, emang ndak perlu mbayar mahal seharusnya. Kalau memang maksud dan manfaatnya baik, maka harusnya jangan dieksklusifkan sedemikian rupa. Anak-anak yang kurang beruntung (kurang mampu dsb) harus juga punya kesempatan untuk bisa lebih diberdayakan dari bacaan analisa sidik jari ini.
Bagaimana kaitan antara pembacaan bakat ini dengan minat?
Penting dipahami: analisa sidik jari hanya dimaksudkan untuk membaca bakat seseorang, yakni dia terlahir dengan kemampuan apa. Namun analisa ini TIDAK BISA membaca minat. Karena minat bukanlah bawaan dari lahir. Faktanya sidik jari sudah terbentuk sejak kita di dalam kandungan. Kalau ada yang ngaku bisa membaca minat dan pengasuhan dari sidik jari, kita tendang lagi aja orang itu.
Lantas bukankah untuk bisa sukses yang lebih penting itu minat daripada bakat?
Itu pendapat. Maka silahkan jika ada yang berpendapat semacam demikian. Yang jelas orang dan lembaga berikut tidak berpendapat demikian. Silahkan dibrowse kalau ada waktu.
* Doug Rath from Talent Plus, educational psychology expert.
* Dr. Joseph A. Michelli, best-selling business books author
* Marcus Buckingham, motivational speaker, trainer, public leader, researcher and author. Yang ini bukunya sudah diterbitkan di Indonesia.
* HRM Singapore
Prinsip mereka:
Prestasi = Bakat x Investasi
Bakat, bukan minat.
Silahkan lihat film ‘3 Idiots’ yang luar biasa itu. Film ini menggambarkan betapa pentingnya kita berkembang berdasarkan bakat-bakat terbesar kita dan untuk mengarahkan minat kita berdasarkan bakat tersebut. Bisakah kita menjadi apapun yang kita mau dengan mendasarkan minat dan mengabaikan bakat? BISA, tapi SUSAH dan TIDAK BAHAGIA. Faktanya, mereka yg hanya mendasarkan minat dengan bakat yg payah, dia tak akan bisa mencapai prestasi istimewa di atas rata-rata. Dan sekali lagi, dia tidak bahagia dalam menjalaninya.
Kita gunakan analisa sidik jari untuk membantu seseorang menemukan bakatnya. Dan di dalam bakatnya itu lah seseorang bisa merasakan nikmat karena meminatinya. Dan dari situ lah kemudian dia jadi pribadi yang lebih percaya diri dan juga lebih berbahagia atas pilihan-pilihannya.
Kalau memang tujuannya sekedar membaca bakat, berarti tidak harus dengan sidik jari dong?
Lha iya, memang tidak harus. Apapun yang baik ya harus diberdayakan untuk membuat kita bisa lebih memahami anak atau bahkan memahami diri kita sendiri. Dan apapun, itu semua tidak boleh membuat orang tua jadi berlepas tangan dan leha-leha. Analisa sidik jari dan analisa apapun deh dimaksudkan untuk membuat orang tua jadi lebih efektif dan efisien dalam mengasuh putra putrinya.
Akhmad Guntar
http://akhmadguntar.com/tentang-guntar
http://www.researchgate.net/profile/Akhmad_Guntar/
http://www.facebook.com/notes/ameilia-hernawati/menanggapi-tulisan-tentang-sidik-jari/218623474832657
Berikut isi link tersebut (tanpa mengurangi sumber tulisan dan penulis) :
Menanggapi tulisan tentang Sidik Jari
by Ameilia Hernawati on Wednesday, May 18, 2011 at 6:25pm
Salam, rekan2 sekalian.
Analisa sidik jari jadi bincangan yang ramai ya ^_^
Suami saya -pengusaha software dashboard- kebetulan jadi analyst untuk software analisa sidik jari yg pusatnya di Surabaya (saya nggak bicara produk lho ya). Membaca tulisan Profesor di Sindo, suami saya tersenyum dan mengatakan, “Fingerprint yg aku tahu ndak kayak gitu e. Entah beliaunya yang dapet informasi salah dari pemasar berbual atau beliau yang memang terburu-buru berpendapat."
Yang keberatan saya tag, mohon maaf, monggo silahkan dihapus. ^_^
Berikut adalah tulisan dari suami saya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------
Quote:
Maka saya pun browsing semua jurnal Psikologi (hampir seluruh dunia yang berbahasa Inggris) yang bisa diakses oleh mesin searcher dari Asosiasi Psikologi Amerika (APA) dimana saya menjadi salah satu anggotanya.
Hasilnya menakjubkan, sekitar 40.000 tulisan yang mengandung kata “finger print”. Langsung saya cari judul-judul yang kira-kira terkait dengan sidik jari dalam hubungannya dengan bakat, kepribadian, atau kecerdasan anak. Hasilnya: NIHIL!
Tanggapan:
Tidak bisa menemukan di internet bukan berarti riset terkait itu tidak ada. Bisa jadi karena risetnya belum dipublikasikan (secara khusus pada provider jurnal tertentu), bisa jadi dipublikasikan tapi tidak dalam bahasa inggris, atau bisa jadi mencarinya di tempat yang salah.
Berikut beberapa riset yang berkaitan dengan finger print dan kecerdasan yang bisa ditemukan di internet.
Dalam bahasa Rusia:
Fingerprints Help Choosing Job
http://www.russia-ic.com/news/show/8479/
Fingerprints will help choose profession
http://strf.ru/science.aspx?CatalogId=222&d_no=21114
Atau biar gampang, silahkan baca dari sini saja:
http://www.handresearch.com/news/fingerprints-psychological-patterns-personality.htm
Dari Chinese Journal of Anatomy
Research on dermal ridge in students with high intelligence
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-JPXZ200201023.htm
Dan lain2nya yang juga mengaitkan fingerprint dengan kecerdasan
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-HNYK198901009.htm
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-RLXB501.005.htm
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-RLXB501.005.htm
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15083589
Jurnal yg bahas tentang kaitan pola sidik jari dan kecerdasan, dalam studi amatan kecerdasan musikal
http://books.google.com/books?id=44WZSQAACAAJ&dq=dermatoglyphics&hl=en&ei=RBqqTdvoEZCovQPpn_GeCg&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=3&ved=0CDMQ6AEwAg
Penting untuk diketahui bahwa dasar analisa sidik jari ini berasal terutama dari wilayah Asia, terutama Cina dan India. Sehingga amatlah wajar manakala penelitian dari wilayah tersebut tidak lantas bisa mudah ditemukan. Jika semisal saja ilmuwan barat mengatakan "Omong kosong herbal dan jamu bisa membuat sehat apalagi menyembuhkan penyakit. Sains belum (mampu) membuktikannya!" apakah lantas Anda memilih untuk percaya atau tidak percaya?
Saya katakan itu pilihan.
Biarlah mereka yg memilih mendasarkan keputusan mereka pada 'riset' untuk tetap seperti itu. Mereka mungkin butuh diyakinkan melalui hasil lab betapa kandungan kimiawi tertentu dari herbal dan jamu bereaksi pada bagian tubuh tertentu. Mereka mungkin juga menunggu adanya riset yg membuktikan betapa ada benang syaraf yg menghubungkan antara otak bagian tertentu di lokasi spesifik tertentu dengan jari tertentu. Bila ada ilmuwan yg mencoba mencari itu, good luck, you're gonna need it :-) karena riset tentang sidik jari dan kecerdasan biasanya tidak dilakukan dengan cara membedah otak manusia, sebagaimana Anda bisa lihat dari tautan2 di atas. Bahkan teori multiple intelligence saja tidak muncul dari cara seperti itu.
Bila lantas ada yg memilih bersikeras untuk tidak bersepakat, ya ndak papa. Ketika orang memilih untuk tetap menggunakan jamu meskipun sains belum bisa membuktikan, ya ndak mengapa.
Saya pikir apa yang menjadikan analisa sidik jari jadi cemoohan beberapa pihak adalah sebagai berikut:
1. Harganya yang ampun ampun mahal. Coba deh, kalau murah apa masih dipermasalahkan :-)
2. Salah tangkap informasi dari sang pelanggan atau siapapun itu yang lantas ramai berkumandang.
3. Klaim yang sangat berlebihan dari pemasar, entah karena dia sendiri yang belum paham atau memang sengaja berbual.
Saya ingin bicara tentang klaim berlebihan.
Quote:
Luar biasa kalau test itu benar. Kalau seorang ibu sudah mengetahui seluruh “rahasia” kepribadian anaknya melalui sidik jari anak, maka dia tinggal ongkang-ongkang kaki dan dia hanya perlu mengatur anaknya sesuai dengan petunjuk hasil test Sidik Jari, dan anaknya akan menjadi orang yang pandai, jujur, kreatif, berbakti pada orangtua, beriman, bertakwa, saleh/salehah. Lebih senang lagi anggota Densus88. Tidak perlu berpayah-payah lagi mereka. Cukup dengan memeriksa sidik jari, mereka bisa mengidentifikasi pembom bunuh diri menangkapnya dan memasukkannya ke penjara.
Kalau apa yang disampaikan oleh Pak Prof tersebut memang benar2 dikatakan oleh pemasar produk sidik jari, apalagi sampai bilang fingerprint bisa baca tingkat kesholehan seseorang, mari kita tendang orang itu beramai-ramai. Biar ntar saya duluan.
Analisa sidik jari bukanlah ramalan! Analisa sidik jari tidaklah melakukan pembacaan atas masa depan seseorang. Justru yang disajikan oleh analisa sidik jari adalah bacaan dari bentukan masa lalu, yakni faktor genetis (nature) seseorang, sejak dia berada dalam kandungan. Hasil analisa sidik jari tidaklah menjadi jaminan sukses seseorang. Untuk bisa sukses, seseorang harus mengalami pengasuhan (nurture), pengondisian, dan penggemblengan diri yang baik. Apa yang lantas diberikan oleh analisa sidik jari adalah informasi yang bisa dijadikan dasar penggemblengan itu, di antara sekian sumber informasi yang lain.
Sehingga lebih tepatnya, analisa sidik jari merupakan metode “pembacaan”, yakni pembacaan potensi seseorang. Dari hasil bacaan kita bisa mengatakan semisal seperti ini: “Berdasarkan hasil bacaanmu yang menyatakan bahwa dirimu adalah pembelajar kinestetik, maka kamu akan berpotensi sukses manakala kamu belajar dengan cara mengalami dan berinteraksi, dst dst…” Kita tidaklah meramal masa depan yang bersangkutan, namun kita tunjukkan betapa potensi dia untuk sukses jadi amat besar secara signifikan manakala dia menggunakan informasi analisa potensi dia di saat ini untuk membangun masa depannya. Namun apakah dia bisa sukses? Ya belum tentu.
Analisa sidik jari bukanlah ramalan nasib. Analisa sidik jari melakukan identifikasi bakat genetis; namun untuk bisa sukses, faktornya sudah pasti bukan hanya dari bakat. Hasil analisa sidik jari tidak lantas menunjukkan betapa seseorang nanti bisa menjadi cerdas, jujur, berbakti pada kedua orang tuanya, bertaqwa, dan sholeh. Itu adalah klaim yang sangat keterlaluan.
Dan ini yang penting: hasil analisa sidik jari tidak dimaksudkan untuk melalaikan orang tua dari monitoring minat dan pengondisian lingkungan asuh. Orang tua tidak sebaiknya mendasarkan hasil analisa sidik jari sebagai satu-satunya acuan pengetahuan untuk memahami anak. Orang tua harus membuka hati dan perhatian; analisa sidik jari sekedar mengambil peran pembuka, untuk membantu orang tua bisa lebih memahami tipikal dan bakat anak-anaknya.
Untuk bakat yang anak kuat di sana, maka orang tua bisa mengkapitalkannya. Untuk bakat yang lemah, orang tua tidak perlu terlalu ngoyo di sana; karena selain amatlah susah dan mahal untuk menginvestasikan pengembangan kompetensi yang bukan bakat, si anak juga tidak akan berbahagia ketika dipaksa melakukan sesuatu atau bahkan menjadi ahli di bidang-bidang yang dia tidak punya atau miskin bakat di sana.
Berikut ini paling tidak manfaat realistis dari analisa sidik jari:
1. Membuat siswa merasa lebih percaya diri atas diri mereka sendiri dengan pengetahuan mereka tentang bakat terbesar dan potensi yang bisa digali dari sana.
2. Membuat mereka lebih menyukai diri mereka sendiri, muncul penghargaan, apresiasi, dan rasa syukur, yang ini bisa menumbuhkan rasa pede untuk berkembang secara mandiri, sehingga mereka menjadi lebih mampu untuk menggerakkan diri sendiri alih-alih menunggu arahan dari luar.
3. Membantu siswa untuk bisa lebih berani memilih, atau merasa mantap dengan pilihannya sendiri.
4. Membantu sang anak dalam memilih penjurusan yang sesuai dengan bakatnya. Meskipun minat sangatlah penting, rekomendasi yang didasarkan pada bakat membantu anak untuk bisa memilih jurusan yang betul-betul bisa membuatnya nyaman alih-alih memilih sekedar berdasarkan paksaan dan pengaruh orang lain yang tidak sesuai dengan batin dirinya.
Anda bisa lihat, di sana belum bicara tentang kondisi masa depan. Sama seperti THE SECRET yang dalam konsepnya mengharuskan kita untuk tidak sekedar menginginkan secara nyata, tapi juga bertindak secara nyata. Analisa sidik jari tidak lantas melingkupi aspek tindakan. Itu sudah ranah yang berbeda, ranahnya orang tua, guru, dan seterusnya.
Lha lantas kalau memang tidak bisa meramal sukses dan sekedar mengetahui aspek nature (bakat) dan tidaklah nurture (pola pembinaan dst), lantas buat apa membayar mahal-mahal?
Lha iya, emang ndak perlu mbayar mahal seharusnya. Kalau memang maksud dan manfaatnya baik, maka harusnya jangan dieksklusifkan sedemikian rupa. Anak-anak yang kurang beruntung (kurang mampu dsb) harus juga punya kesempatan untuk bisa lebih diberdayakan dari bacaan analisa sidik jari ini.
Bagaimana kaitan antara pembacaan bakat ini dengan minat?
Penting dipahami: analisa sidik jari hanya dimaksudkan untuk membaca bakat seseorang, yakni dia terlahir dengan kemampuan apa. Namun analisa ini TIDAK BISA membaca minat. Karena minat bukanlah bawaan dari lahir. Faktanya sidik jari sudah terbentuk sejak kita di dalam kandungan. Kalau ada yang ngaku bisa membaca minat dan pengasuhan dari sidik jari, kita tendang lagi aja orang itu.
Lantas bukankah untuk bisa sukses yang lebih penting itu minat daripada bakat?
Itu pendapat. Maka silahkan jika ada yang berpendapat semacam demikian. Yang jelas orang dan lembaga berikut tidak berpendapat demikian. Silahkan dibrowse kalau ada waktu.
* Doug Rath from Talent Plus, educational psychology expert.
* Dr. Joseph A. Michelli, best-selling business books author
* Marcus Buckingham, motivational speaker, trainer, public leader, researcher and author. Yang ini bukunya sudah diterbitkan di Indonesia.
* HRM Singapore
Prinsip mereka:
Prestasi = Bakat x Investasi
Bakat, bukan minat.
Silahkan lihat film ‘3 Idiots’ yang luar biasa itu. Film ini menggambarkan betapa pentingnya kita berkembang berdasarkan bakat-bakat terbesar kita dan untuk mengarahkan minat kita berdasarkan bakat tersebut. Bisakah kita menjadi apapun yang kita mau dengan mendasarkan minat dan mengabaikan bakat? BISA, tapi SUSAH dan TIDAK BAHAGIA. Faktanya, mereka yg hanya mendasarkan minat dengan bakat yg payah, dia tak akan bisa mencapai prestasi istimewa di atas rata-rata. Dan sekali lagi, dia tidak bahagia dalam menjalaninya.
Kita gunakan analisa sidik jari untuk membantu seseorang menemukan bakatnya. Dan di dalam bakatnya itu lah seseorang bisa merasakan nikmat karena meminatinya. Dan dari situ lah kemudian dia jadi pribadi yang lebih percaya diri dan juga lebih berbahagia atas pilihan-pilihannya.
Kalau memang tujuannya sekedar membaca bakat, berarti tidak harus dengan sidik jari dong?
Lha iya, memang tidak harus. Apapun yang baik ya harus diberdayakan untuk membuat kita bisa lebih memahami anak atau bahkan memahami diri kita sendiri. Dan apapun, itu semua tidak boleh membuat orang tua jadi berlepas tangan dan leha-leha. Analisa sidik jari dan analisa apapun deh dimaksudkan untuk membuat orang tua jadi lebih efektif dan efisien dalam mengasuh putra putrinya.
Akhmad Guntar
http://akhmadguntar.com/tentang-guntar
http://www.researchgate.net/profile/Akhmad_Guntar/
Rabu, 13 Maret 2013
FOTO ARTIS PADA MASA MUDA DAN SEKARANG
Beberapa dari kita mungkin penasaran apakah artis hollywood memang sejak lahir sudah terlahir rupawan? Berikut merupakan foto beberapa artis hollywood semasa kecil. Tentu sangat menarik untuk di lihat :
1. Megan Fox
Megan Fox terkenal karena membintangi film Transformers, dan Transformers: Revenge of the Fallen bersama dengan Shia Lebouf merupakan salah satu cewek terseksi di hollywood, serta merupakan model “Hot” versi majalah FHM dan Maxim. Tidak banyak yang tahu gigi nya yang tidak rata sewaktu muda. Meski memang terlihat sangat imut.
2. Andrew Garfield
Andrew Garfield merupakan pria ber-dual kebangsaan Inggris dan Amerika, aktor terbaru dari film teranyar The Amazing Spider-man (serta membintangi film The Social Network sebagai Eduardo Saverin). Tampak foto sewaktu kecil cukup imut meski sewaktu dewasa merupakan aktor tampan.
3. Chris Hemsworth
Chris Hemsworth aktor kelahiran Melbourne, Australia begitu terkenal atas suara berat, macho, dan peran nya sebagai anak dari Odin dalam film Thor,dan pada film box office The Avangers sebagai Thor pula. Chris semasa muda memang begitu tampan dan rupawan.
4. Emma Stone
Artis cantik Emma Stone begitu di kenal lewat peran nya di film Easy A, Zombie Land, dan The Amazing Spider-Man sebagai Gwen Stacy dengan akting yang cukup memukau dan menjadi perhatian banyak orang, berikut foto Emma semasa muda dengan kawat gigi nya.
5. Katherine Heigl
Siapa yang tidak tahu Katherine Heigl sebagai artis yang anggun dan cantik bermain di serial Grey’s Anatomy serta film Life As We Know It pada 2010. Tampak nya Katherine sewaktu kecil terlihat berbeda dengan sewaktu sudah beranjak dewasa, dengan pipi nya yang chubby.
6. Justin Beiber
Justine Beiber merupakan sosok penyanyi fenomenal, melalui situs video youtube dia menembus pasar hollywood dengan bakat menyanyi nya. Lagu-lagu nya menjadi hits yang sangat disukai oleh anak-anak muda. Penasaran dengan Beiber sewaktu balita? Bisa anda lihat di sini begitu lucu nya Beiber kecil dengan rambut berbuntut.
7. Mila Kunis
Cantik , dan seksi khas eropa timur itulah yang menggambarkan pemilik nama asli Milena Markovna Kunis ini, merupakan artis hollywood yang berasal dari Ukraina. Pada umur 7 tahun Mila dengan keluarga pindah ke Amerika Serikat. Terkenal melalui peran nya dalam film Friends with Benefit dengan Justin Timberlake serta di film comedy Ted. Mila semasa muda tidak berubah/berbeda jauh dengan sekarang.
8. Ryan Reynolds
Pria tampan dan berotot ini merupakan aktor hollywood yang digandrungi oleh banyak kaum wanita, karena memang tampang nya yang rupawan. Terkenal membintangi beberapa film hollywood seperti X-Men Origins:Wolverine, dan Green Lantern. Tampak di foto Ryan sewaktu muda sedang berenang, ternyata dari muda pun Ryan sudah tampan.
9. Elizabeth Taylor
Lahir di London, Britania Raya. Dikenal sebagai salah satu bintang film terbesar sepanjang masa. Terkenal juga sebagai salah satu artis paling cantik di masa nya, dimana dia juga merupakan salah satu bintang film pertama yang berpose telanjang di majalah Playboy.
10. Macaulay Culkin
Bintang film kecil yang terkenal melalui film Home Alone, merupakan salah satu bintang film kecil tersukses di hollywood. Sayangnya sukses itu tidak berlanjut buat Culkin saat beranjak dewasa, dia mengalami beberapa masalah salah satu nya menjadi pecandu obat-obat terlarang.
11. Robert Pattison
Robert Pattison yang merupakan pacar dari Kirsten Stewart terkenal sebagai pemain film vampire yang begitu dikenal seluruh dunia dimana dia bermain bersama dengan pasangan nya, The Twilight series. Robert sebagai Edward Cullen merupakan vampire modern dengan kisah romantis yang disukai oleh anak-anak muda. Tampak foto Robert sewaktu masih kecil dengan poni rata nya.
12. Kristen Bell
Artis berambut pirang yang anggun ini mulai di kenal publik sejak berakting di fim seri Heroes sebagai Elle Bishop, juga dari film layar lebar Forgeting Sarah Marshall, serta Burlesque. Kristen sewaktu masih kecil pun terlihat sangat lucu dengan rambut pirang nya yg menonjol.
13. Rihanna
Rihanna adalah penyanyi seksi bersuara merdu dengan lagu-lagu nya yang banyak merajai peringkat lagu di seluruh dunia, serta mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi. Artis yang baru putus dari Chris Brown ini tampak nya tidak berubah banyak dari masa muda nya.
14. Ryan Gosling
Ryan Gosling adalah aktor berasal dari Canada berprofesi sebagai aktor dan pemusik, beberapa film terkenal yang di bintang i nya seperti The Notebook dan Drive. Sewaktu kecil Ryan termasuk bintang kecil di channel Disney bisa di lihat foto bintang kecil kita dahulu, senyum yang sangat manis untuk seorang bocah berambut pirang ini.
15. Rashida Jones
Rashida Jones adalah artis yang membintangi film layar lebar The Social Network, dan Cop out. Jones merupakan artis yang multi talenta selain sebagai artis dia juga berprofesi sebagai penyanyi dan penulis buku, selain itu dia pun merupakan lulusan Harvard University. Jones sewaktu kecil terlihat sangat berbeda dengan sewaktu dewasa, dengan make up nya Jones terlihat sangat eksotik.
16. James Franco
James Franco begitu terkenal karena peran nya sebagai Harry Osborn , musuh Spider-Man. Dia juga membintangi film lain seperti 127 Hours, Eat Pray Love, dan Rise of the Planet Apes. James begitu tampan di semasa muda nya dalam foto dan tampak lebih macho lagi semasa beranjak dewasa.
17. Jennifer Lawrence
Artis Jennifer Lawrence melambung namanya karena membintangi beberapa film seperti X-Men: First Class, dan Hunger Games di mana Jennifer memperolah beberapa penghargaan. Tampak Jennifer sewaktu masih ABG dengan senyum nya yang sangat manis.
5 ARTIS TERLARIS SEPANJANG MASA
5 BESAR ARTIS PALING LARIS SEPANJANG MASA
Layaknya dunia perniagaan, sulit dipungkiri bahwa sukses seorang musisi dalam dunia musik dapat diindikasi dari tinggi rendahnya daya jual sang musisi dalam masyarakat sebagai targetnya, walaupun ada juga musisi yang tidak semata-mata menitik beratkan pada sisi penjualan musiknya. Jika kita menitikberatkan pada daya jual atau larisnya sang musisi itu sendiri maka list 5 Besar Musisi Paling Laris Sepanjang Masa dibawah ini dapat kita baca untuk menambah sedikit pengetahuan kita dalam dunia musik. Para musisi ini antara lain :
5. Abba (+350 juta keping album)
ABBA terbentuk tahun 1972, nama itu sendiri terinspirasi dari inisial keempat personilnya, Agnetha Fältskog, Björn Ulvaeus, Benny Andersson serta Anni-Frid Lyngstad. Mereka melahirkan 8 album, bermain dalam film musikal MAMAMIA! yang mencapai sukses luar biasa dan berhasil mendapatkan sederet pengakuan lain. Usia band ini hanya 10 tahun, tetapi dalam 1 dekade itu, ABBA telah mengubah level Swedia di mata musik dunia.
ABBA merupakan band pertama yang tidak berbicara dalam bahasa Inggris, tetapi menikmati kesenangan merajai berbagai chart di Inggris, Irlandia, Amerika, Kanada, Australia, Afrika Selatan sampai Filipina. Bisa dibayangkan kedahsyatan mereka? Mereka masuk ke Rock and Roll Hall of Fame pada 2010 dan termasuk dalam salah satu artis dengan penjualan tertinggi sepanjang masa.
4. Frank Sinatra (+400 juta keping album)
Francis Albert Sinatra terkenal dengan nama populernya Frank Sinatra, adalah seorang penyanyi, aktor, sutradara dan juga penulis.
Sinatra mengawali bermusik di massa Harry James dan Tommy Dorsey. Dirinya baru menjadi musisi solo terkenal pada 1940-an dan menjadi profesional pada 1950, dengan ditandai rekam ulang sejumlah lagunya pada 1953. Mement tersebut datang sesaat setelah dirinya meraih Academy Award untuk aktor pembantu terbaik 1953, lewat film FROM HERE TO ETERNITY.
Album-albumnya sepanjang sejarah yang pernah dirilisnya di antaranya, In the Wee Small Hours, Songs For Swingin' Lovers, Come Fly With Me, Only the Lonely, Nice 'n' Easy, Ring-A-Ding-Ding, Sinatra at the Sands, Francis Albert Sinatra & Antonio Carlos Jobim. Sementara untuk film layar lebar, filmnya yang terkenal di antaranya, ANCHORS AWEIGH (1945, THE KISSING BANDIT (1948), ON THE TOWN (1949), SUDDENLY (1954), FINIAN'S RAINBOW (1955), THE MAN WITH THE GOLDEN ARM (1955), CAROUSEL (1956), THE JOKER IS WILD (1957), PAL JOEY (1957), A HOLE IN THE HEAD (1959), THE MANCHURIAN CANDIDATE (1962) dan COME BLOW YOUR HORN (1963).
Pada usianya ke-65, Sinatra merilis album September of My Years, dan sukses dengan hit-nya, Strangers in the Night dan My Way. Dan sekaligus menjadi album terakhirnya hingga akhir hayatnya pada 14 Mei 1998.
3. The Beatles (+500 juta keping album)
The Beatles adalah salah satu grup musik rock paling awal sekaligus paling berpengaruh di era modern. Beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, kebanyakan lagu mereka ditulis oleh Lennon dan McCartney. Popularitas mereka sedemikian tingginya di Britania Raya sehingga di tahun 1963 pers menelurkan istilah “Beatlemania”. Mereka juga kemudian meraih sukses di Amerika Serikat dan seluruh dunia.
Dibentuk di Liverpool tahun 1959 dengan formasi awal John Lennon (Vokal, Gitar), Paul Mc Cartney (Vokal, Gitar), George Harrison (Vokal, Gitar), Stuart Sutcliffe (Bass) dan Pete Best (Drum). Namun tak lama kemudian Stuart Sutcliffe mengundurkan diri (hijrah ke Jerman dan menikahi Astrid Kircherr dan meninggal disana tahun 1962 akibat pendarahan di otak). Lalu pada tahun 1962 Pete Best hengkang dari The Beatles, dan posisinya digantikan oleh Richard Starkey alias Ringo Starr
Manager The Beatles, Brian Eipstein, pertama kali mengenal Beatles lewat banyaknya request pembeli piringan hitam di toko musiknya. Pertama kali Brian mencoba menawarkan Beatles kepada Decca Record, label besar perusahaan rekaman kala itu. Audisi bisa didapat, hanya saja manajemen Decca berpendapat bahwa kelompok musik gitar sudah lewat masa tenarnya. Kendati keempat pemuda menjadi patah arang, Brian akhirnya bisa mendapatkan audisi bagi mereka di satu label rekaman, Parlophone, yang sejatinya adalah perusahaan rekaman untuk siaran radio. George Martin, manajer Parlophone, setuju, dan dimulailah perekaman untuk album pertama The Beatles yang bertajuk “Please Please Me”. Lagu Please Please Me dan Love Me Do merupakan andalan untuk album tersebut.
2. Bing Crosby (+900 juta keping album)
Harry Lillis "Bing" Crosby (lahir di Tacoma, Washington, Amerika Serikat, 2 Mei 1903 – meninggal 14 Oktober 1977 pada umur 74 tahun) merupakan seorang penyanyi dan aktor berkebangsaan Amerika Serikat yang memenangkan Academy Award. Dia berkarier di dunia film dan musik sejak tahun 1926 hingga akhir hayatnya pada tahun 1977.
1. Elvis Presley (+1 milyar keping album)
Elvis Aron Presley lahir 8 Januari 1935 di Tupelo, Mississippi adalah seorang penyanyi rock 'n' roll legendaris Amerika Serikat. Elvis juga dikenal dengan "The King" dan "The King of Rock 'n' Roll". Selain penyanyi, The King adalah seorang produser musik dan aktor. Berkat lagu-lagunya yang memadukan irama rock 'n' roll dengan lagu-lagu ballad, dunia rock 'n' roll memperoleh fondasi komersial yang selanjutnya dapat dikembangkan musisi rock 'n' roll penerusnya.
Pada masa kejayaannya, konser-konser Elvis dihadiri penggemarnya (kebanyakan remaja) dalam jumlah yang sangat besar. Gaya, sifat, serta cara berpakaiannya menjadi simbol bagi musik rock 'n' roll dan banyak ditiru penggemarnya. Bahkan 4000 remaja Inggris menahbiskan Elvis sebagai raja trendsetter tata rambut sepanjang zaman.
Awal perkenalan Elvis dengan dunia rekaman di mulai saat musim panas 1953. Elvis membayar US$3,98 untuk merekam dua buah lagu di perusahaan Sun Studios sebagai hadiah ulang tahun bagi ibunya. Pendiri Sun, Sam Phillips, tertarik pada suaranya dan memanggilnya pada Juni 1954 untuk mengisi posisi penyanyi ballad yang sedang kosong.
Tahun 1956 merupakan awal karir Elvis sebagai penyanyi profesional. Tanggal 27 Januari Elvis merilis single pertamanya Heartbreak Hotel, dibawah label RCA Victor Records. Tanggal 23 Maret, RCA merilis album pertama Elvis , bertajuk: ELVIS PRESLEY.
Jumat, 08 Maret 2013
7 orang super jenius di Indonesia
7 Orang Super Jenius Indonesia
1. Prof Dr. Ing BJ Habibie - Pemegang 46 Paten di bidang Aeronautika

Prof. Dr.-Ing. Dr. Sc. H.C. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie lahir tanggal 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan Indonesia. Anak ke empat dari delapan bersaudara dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardoyo. Dia hanya satu tahun kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) karena pada tahun 1955 dia dikirim oleh ibunya belajar di Rheinisch Westfalische Technische Honuchscule, Aschen Jerman.
B.J. Habibie memulai kariernya di Jerman sebagai Kepala Riset dan Pembangunan Analisa Struktur Hamburger Flugzeugbau Gmbh, Hamburg Jerman (1965-1969). Kepala Metode dan Teknologi Divisi Pesawat Terbang Komersial dan Militer MBB Gmbh, Hamburg dan Munchen (1969-1973). Wakil Presiden dan Direktur Teknologi MBB Gmbh Hambur dan Munchen (1973-1978), penasehat teknologi senior untuk Direktur MBB bidang luar negeri (1978). Pada tahun 1977 dia menyampaikan orasi jabatan guru besarnya tentang konstruksi pesawat terbang di ITB Bandung.
Aktivitas sebelumnya terlibat dalam proyek perancangan dan desain pesawat terbang seperti Fokker 28, Kendaraan Militer Transall C-130, CN-235, N-250 dan N-2130. Dia juga termasuk perancang dan desainer yang jlimet Helikopter BO-105, Pesawat Tempur, beberapa missil dan proyek satelit. Prof B.J Habibie mempublikasika
2. Prof Nelson Tansu, PhD- Pakar Teknologi Nano
![]() |
| Prof Nelson Tansu, PhD (tengah) |
Pria kelahiran 20 Oktober 1977 ini adalah seorang jenius. Ia adalah pakar teknologi nano. Fokusnya adalah bidang eksperimen mengenai semikonduktor berstruktur nano.
Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan sains dan rekayasa masa depan. Inovasi-inovasi teknologi Amerika, yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari seluruh orang di dunia, bertopang pada anak anak muda brilian semacam Nelson. Nelson, misalnya, mampu memberdayakan sinar laser dengan listrik superhemat. Sementara sinar laser biasanya perlu listrik 100 watt, di tangannya cuma perlu 1,5 watt.
Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan sains dan rekayasa masa depan. Inovasi-inovasi teknologi Amerika, yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari seluruh orang di dunia, bertopang pada anak anak muda brilian semacam Nelson. Nelson, misalnya, mampu memberdayakan sinar laser dengan listrik superhemat. Sementara sinar laser biasanya perlu listrik 100 watt, di tangannya cuma perlu 1,5 watt.
3. MUHAMMAD ARIEF BUDIMAN: MERAH-PUTIH DI SAINT LOUIS

Pada mulanya bercita-cita menjadi pilot, lalu ingin jadi dokter karena harus berkacamata sewaktu SMP, anak pekerja pabrik tekstil GKBI itu sekarang menjadi motor riset utama di Orion. Jabatannya: Kepala Library Technologies Group. Menurut BusinessWeek, ia merupakan satu dari enam eksekutif kunci perusahaan genetika itu.
4. Prof Dr. KHOIRUL ANWAR: TERINSPIRASI KISAH FIRAUN

Bangkai burung, balsam gosok, dan kisah mumi Firaun. Siapa mengira tiga benda sepele itu ada gunanya. Tapi itulah trio yang “menghidupkan” pria kampung seperti Khoirul Anwar. Dia kini menjadi ilmuwan top di Jepang. Wong ndeso asal Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, itu memegang dua paten penting di bidang telekomunikasi. Dunia mengaguminya. Para ilmuwan dunia berkhidmat ketika pada paten pertamanya Khoirul, bersama koleganya, merombak pakem soal efisiensi alat komunikasi seperti telepon seluler.
5. ANDRIVO RUSYDI: KOKI TEKNOLOGI NANO ASAL PADANG

Pemuda 33 tahun ini mesti wira wiri antarbenua sepanjang tahun untuk menjalani riset-risetnya di bidang teknologi nano. Ia memang salah satu dari sedikit anak bangsa negeri ini yang menguasai teknologi pengontrol skala atom dan molekul itu. Sebuah keahlian yang—terutama—banyak dibutu*kan di negara maju.
6. Dr Warsito P. Taruno, pendiri dan pemilik Edwar Technology.

Belasan tahun belajar di luar negeri. Tanpa bantuan pemerintah, penelitian mereka berhasil di Tanah Air. Robot itu bernama Sona CT x001. Di sebuah jendela ruko di perumahan Modernland, Tangerang, robot yang dibekali dua lengan itu sedang memindai tabung gas sepanjang 2 meter. Di bagian atas robot, layar laptop menampilkan grafik hasil pemindaian. Selasa dua pekan lalu itu, Sona—buatan Ctech Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology—sedang diuji coba. Alat ini sudah dipesan PT Citra Nusa Gemilang, pemasok tabung gas bagi bus Transjakarta. “Di dalam ruko tidak ada tempat lagi untuk menyimpan Sona dan udaranya panas,” kata Dr Warsito P. Taruno, pendiri dan pemilik Edwar Technology.
7. DR. AZHARI SASTRANEGARA - AHLI BENTURAN DARI MAJENE

Doctor of engineering dari Tokyo Institute of Technology, Jepang, itu bergabung dengan produsen bearing dan komponen otomotif tersebut sejak April 2005. Awalnya ia berkarier sebagai research engineer di NSK Research and Development Center. “Tema penelitian saya cukup beragam, berkisar pada analisis struktur dan bahan terhadap benturan,” ujar Azhari.
Salah satu riset pria kelahiran Majene, Sulawesi Barat, itu adalah tentang desain kemudi kendaraan yang aman. Dalam penelitian itu, tugasnya melakukan perhitungan apakah rancangan kemudi yang diajukan oleh bagian desain sudah memenuhi syarat keamanan ketika terjadi tabrakan. Dari aneka penelitian itu, Azhari dan timnya di NSK menghasilkan enam paten yang kini terdaftar di Japan Patent Office.
Rabu, 06 Maret 2013
Report of Fingerprint Analysis
Types of Report
We are providing various reports that deal with family, relationships, children’s education, the corporate world and marital life. Some of the key points of each of them are mentioned below:
1. Child / Student Report
Key points of our report:
- Understand your child’s natural character traits
- Identify best learning style for him/her
- Identify his/her innate talents and weaknesses
- Subject and educational stream selection
- Reduce time, money, effort wasted over irrelevant course & classes
- Use the right parenting/teaching method on your child
2. Corporate Report
Key points of our report:
- Pre-employment screening.
- Entrust your employee who has the most potential.
- Find the right person for the right job.
- Create an all-star workforce.
- Reorganize your workforce for better performance.
- Discover employees’ potentials, maximizing efficiency and effectiveness.
- HR training and development.
- Evaluate your managers’ performances and core competencies.
3. Family Report
Key points of our report:
- Early and timely help
- Support and professional development
- A content analysis of the family members
- Genetic mapping of parents and children
- Family compatibility report - parents & children
4. Bridge / Groom / Spouse / Any Related
Key points of our report:
- Reorganize your loved one’s communication character.
- Develop understanding & comfort through better communication.
- Improve the relationship with your loved ones.
- Understand your partner's Personality traits, Values and Characteristics.
5. Business Partner / Friends Report
Key points of our report:
- Understand your natural character traits.
- Plan ahead to achieve your goals and live your dreams.
- Identify the most suitable learning and leadership styles.
- Discover your own abilities and choose right career path.
- Identify and develop your core competencies.
- Rekindle your passion for living and revive dreams from the past.
- Invest wisely in suitable self-development programs.
6. All In One Report
Key points of our report:
- Understand your child’s natural character traits
- Identify best learning style for him/her
- Identify his/her innate talents and weaknesses
- Subject and educational stream selection
- Reduce time, money, effort wasted over irrelevant course & classes
- Use the right parenting/teaching method on your child
Contact us :
Talenta Sukses Makmur
Komplek Merbau Mas Ruko No.51 Medan
Telp : 061-4146673 ; 061-77410779
Hp : 085275882047
BB Pin : 234126AB
Langganan:
Postingan (Atom)





