Translate

Sabtu, 22 September 2012

Tips Liburan sambil menghasilkan uang


Liburan nggak ada kegiatan? Daripada bengong atau ngelakuin hal yang kurang bermanfaat mending kita nyari kerjaan yang bisa menghasilkan uang. Pengen tahu caranya? Baca aja tips berikut ini.Nggak perlu sedih kalau liburan panjangmu nggak diisi dengan jalan-jalan. Kamu bisa membuat liburanmu lebih bermanfaat. Bukan cuma bermanfaat tapi juga menghasilkan uang. Liburan sekalian dapet kocek tambahan seru khan?
1. Kalau kamu kreatif manfaatkanlah segala macam bahan untuk kamu jadikan kreasi. Dari kardus-kardus bekas, bungkus kado aja bisa jadi berbagai modifikasi baru. Seperti tempat lampu, wadah pinsil, atau bingkai foto. Seru kan! Walau keliatannya sederhana, tapi barang-barang recycle kayak gitu banyak diminati orang. Nah kalau karyamu bagus bisa kamu jual di toko handycraft. Atau dijual ke temen sendiri seru juga.
2. Kamu juga bisa memasukkan aplikasi lamaran untuk kerja part time ditempat-tempat yang simple. Mungkin di toko kaset atau rental Vcd dekat rumahmu. Yang penting ngejalaninnya have fun aja. Begitu liburanmu selesai dapet deh hasilnya lumayan khan?
3. Punya hobi nulis? Itu juga bermanfaat. Mungkin kamu harus membongkar-bongkar lagi tumpukan karyamu dan disempurnakan. Atau kamu punya ide menulis yang fresh saat liburan. Tuangkan saja dalam kertas. Bisa puisi, cerpen atau apapun. Terus kirimin deh karya kamu pada majalah-majalah remaja atau media yang kira-kira bisa memuat tulisanmu. Habis itu bisa dapet duit deh. Kalau tulisanmu juga bagus mungkin kamu malah akan diminta nulis lagi. Sip kan?
4. Semua kepintaran yang kamu punya sebenarnya bisa menghasilkan sesuatu. Mungkin kamu kurang menonjolkannya. Sekaranglah saatnya, kalau kamu suka kegiatan outdoor yang menantang sekaligus menghiburmu, kamu bisa bergabung menjadi kru dalam sebuah EO. Nggak usah jadi penyelenggara event yang besar, kamu bisa bergabung dengan panitia sekolah atau kampus. Biar sedikit kamu bakal kecipratan untungnya. Sekalian hiburan gratis dan pengalaman kan?
5. Ada bagusnya juga kamu beres-beres rumah. Pasti kamu bakal nemu barang-barang yang udah nggak kepake. Barang-barang itu selain bisa kamu recycle juga bisa kamu jual ke tukang loak. Walau nggak seberapa harganya, tapi lumayan buat ngisi celengan sekaligus bersih-bersih rumah. kapan lagi coba?Liburan tetap gembira juga bermanfaat.
Jadi nggak ada salahnya buat diam di rumah aja. Ngajak temen yang juga liburan di rumah juga seru kok! Ya udah buruan…kalau mau coba cari kerja part time mulai dari sekarang aja. Biar nggak keduluan temanmu!

Tips memilih tempat kuliah dan jurusan yg tepat buat anak kita

TIPS MEMILIH TEMPAT KULIAH DAN JURUSAN YANG TEPAT
Dewasa ini, untuk mendapatkan jaminan masa depan yang lebih baik, maka tidak cukup hanya lulus dan mendapatkan ijasah dari SMA atau jenjang sederajat lainnya. Survey dari lowongan pekerjaan yang ditawarkan ke masyarakat sebagian besar mensyaratkan lulusan Strata-1 ataupun minimal Diploma 3 dengan bidang keahlian yang lebih spesifik. Hal ini mendorong masyarakat untuk memilih melanjutkan studi ke perguruan tinggi baik perguruan tinggi dalam negeri maupun ke luar negeri.
Menentukan akan kuliah di perguruan tinggi yang mana dan jurusan yang tepat, bukanlah persoalan yang sepele. Sering karena ketiadaan informasi dan ketidaktahuan akan minat atau bakat yang dimiliki, menyebabkan penyesalan di kemudian hari, misalnya perguruan tinggi yang dipilih ternyata kualitasnya tidak sesuai harapan, tidak dapat mengikuti materi kuliah dengan baik karena tidak tertarik dibidang yang telah dipilih, tidak dapat menyelesaikan kuliah dengan baik ataupun di drop out/DO oleh perguruan tinggi tempat kuliah karena masa studi telah lewat atau indeks prestasi tidak mencapai standar yang telah ditetapkan. Maka dari itu pemilihan tempat kuliah dan jurusan yang tepat sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan.
Berikut disajikan beberapa tips dalam menentukan tempat kuliah dan jurusan yang tepat agar sukses karir di kemudian hari dapat tercapai :
  1. Kenali minat dan bakat yang dimiliki.
    Setiap orang adalah unik. Ini berarti minat dan bakat juga tidak sama antara satu orang dengan lainnya. Jangan karena teman dekat memilih satu perguruan tinggi dan jurusan tertentu maka anda ikut-ikutan memilih tempat yang sama kalau ternyata minat dan bakat berbeda. Jangan memilih bidang kedokteran kalau ternyata anda tidak memiliki minat dan bakat di bidang tersebut, namun bila anda ternyata lebih menyukai bidang applied technology terutama di bidang pengendalian dan perancangan sistem perusahaan termasuk akuntansi dan keuangan didalamnya maka sebaiknya anda memilih jurusan Komputerisasi Akuntansi. Intinya sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Mengembangkan minat dan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan ketertarikan yang kuat pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.


  2. Tentukan lokasi dimana akan kuliah dan Dana yang sudah dianggarkan.
    Penentuan lokasi kuliah juga harus menjadi perhatian. Tentukan lokasi kuliah di kota tempat tinggal atau ke luar kota. Lokasi tempat perguruan tinggi berada sebaiknya yang mudah diakses, tersedia sarana transportasi yang memadai dan bagi yang di luar kota juga tersedia tempat kost yang baik.

    Karena sebagian besar lulusan sekolah menengah atas belum memiliki penghasilan, maka pertimbangkan juga anggaran yang disediakan orang tua dan biaya kuliah dari perguruan tinggi yang dituju. Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya kuliah dan biaya hidup yang terjangkau. Jika dana yang ada masih belum mencukupi juga atau minat kuliah dan kemampuan ada namun dana tidak ada, maka carilah beasiswa, keringanan biaya kuliah, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan sampai masalah uang menjadi penghambat masa depan Anda.


  3. Kenali Perguruan Tinggi dan jurusan didalamnya.
    Setelah lokasi sudah ditentukan, maka langkah berikutnya adalah mengenali perguruan tinggi yang berada didalam lokasi tersebut. Pada umumnya struktur pendidikan tinggi terdiri dari 2 jalur pendidikan yaitu pendidikan akademik dan pendidikan profesional. Pendidikan akademik menghasilkan lulusan dengan gelar S1, S2, dan S3. Sedangkan Pendidikan jalur profesional menghasilkan lulusan yang memperoleh sebutan profesional melalui program diploma (D1, D2, D3, D4).  Tentukan jalur pendidikan mana yang akan ditempuh, hal ini tentunya tidak terlepas dari minat dan dana yang sudah disediakan.

    Selanjutnya, kenali visi dan misi dari perguruan tinggi tersebut, fasilitas yang disediakan, kualitas dari pengajar/dosen, dan jurusan yang ditawarkan di perguruan tinggi tersebut. Kumpulkan  informasi sebanyak-banyaknya sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih perguruan tinggi dan jurusan yang ditawarkan. Informasi yang dibutuhkan tersebut dapat diambil dari berbagai sumber, misalnya : website dari perguruan tinggi yang bersangkutan karena perguruan tinggi yang baik umumnya memiliki website yang lengkap dan komprehensif terkait informasi seputar perguruan tinggi tersebut,  mengikuti open house atau program-program lain yang ditawarkan perguruan tinggi untuk lebih mengenal perguruan tiggi yang bersangkutan, atau melalui orang di sekitar anda misalnya orang tua, saudara, guru, atau teman.

    Bagi yang telah menyadari minat dan bakat yang dimiliki, maka pelajari jurusan yang dapat mengarahkan anda menuju profesi atau bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan bakat anda. Misalnya anda menginginkan menjadi seorang auditor di bidang sistem informasi perusahaan yang handal dan bermasa depan cerah, anda melihat bahwa tawaran-tawaran pekerjaan di bidang audit sistem informasi ini semakin tinggi dan semakin dibutuhkan, maka pelajari jurusan-jurusan didalam perguruan tinggi tersebut, yang mana yang menawarkan prospek yang mengarah ke bidang pekerjaan tersebut. Dengan memilih jurusan yang sesuai minimal langkah pertama menuju masa depan yang anda cita-citakan sudah dilakukan.


  4. Karir dan Pekerjaan
    Hal berikutnya yang harus dipertimbangkan dengan sangat matang dan serius adalah apakah setelah lulus nanti ada kepastian karir dan pekerjaan yang didapatkan. Pilih perguruan tinggi yang memang sudah terbukti menghasilkan lulusan yang siap terap dan memiliki jaringan kerjasama dengan industri sehingga memudahkan lulusan mencari pekerjaan. Lebih baik lagi bila perguruan tinggi tersebut memiliki wadah pengembangan karir untuk membantu menyalurkan lulusannya bekerja di industri yang sesuai. Jangan sampai anda terjebak di perguruan tinggi yang lulusannya ternyata sangat sulit mencari pekerjaan  atau menganggur tidak bekerja.
Pemilihan Tempat kuliah dan jurusan kuliah yang tepat sangat menentukan masa depan Anda. Selamat berjuang!

Menetapkan Aturan pada anak kita

Menetapkan Aturan pada Anak
Orang tua perlu menyatakan dengan jelas perilaku seperti apa yang diharapkan dari si anak. Demikian pula sampai dimana kebebasan yang anda berikan.
Banyak orang tua yang enggan menerapkan aturan karena sudah takut duluan, anak akan menentangnya. Tanpa disadari, hal itu justru akan sangat merugikan anak.
Tanpa struktur, maka yang ada hanyalah ketidakpastian. Sebaliknya, struktur yang jelas dan pasti akan menimbulkan rasa aman bagi anak. Selain itu, aturan di rumah membantu anak untuk mengatur kegiatan dan perilakunya.
Pada awalnya anak akan mematuhi aturan itu karena orang tuanya, tapi nanti pada akhirnya anak akan menjalankan aturan dengan alami, karena kesadaran sendiri. Kontrol dari luar sangat dibutuhkan pada tahap awal untuk terciptanya kontrol dari dalam secara sukarela pada tahap berikutnya.
Anak-anak tidak dilahirkan untuk menjadi otomatis bisa berterima kasih setiap mendapatkansesuatu, menggosok gigi sebelum tidur, berpamitan sebelum pergi, mengucapkan salam perpisahan, sabar menunggu giliran ketika orang tua sedang berbicara. Semua aturan itu harus dicontohkan dan diajarkan dengan sabar sampai melekat dan menjadi kebiasaan yang otomatis.
Bersiaplah kalau sekali-sekali anak membantah (itu sudah pasti),namun jangan pernahkhawatir. Peganglah prinsip pengajaran anda dengan teguh. Jauh lebih baik kalau kita kesulitan dalam menerapkan ketegasan sementara anak masih kecil, daripada berkompromi, membiarkannya berlarut-larut sampai anak tumbuh besar dan sulit untuk diubahkan kebiasaan buruknya.

Brain Rules from Prof.John Medina


12 ATURAN OTAK YANG PERLU KITA KETAHUI

Tahu nggak ternyata otak kita memiliki aturan tersendiri dan tidak semua orang tahu akan hal itu. Mau menjadi salah satu orang yang tahu akan aturan otak kita? Yuk simak pembahasan berikut ini :
Aturan otak atau dalam bahasa inggrisnya Brain Rules ini ditulis oleh Jhon Medina, seorang biologi molekuler.  Dia menyatakan bahwa otak kita yang kompleks itu memiliki 12 aturan cara kerja.
1. Bergerak melejitkan kemampuan otak
Well, otak kita ternyata dirancang untuk berjalan kaki. Ketika kita sedang bergerak, darah akan terpompa naik ke otak untuk mengalirkan oksigen dan glukosa. Aturan pertama ini menjelaskan mengapa kita mudah bosan ketika duduk diam di dalam kelas atau ruang kerja. Intinya tanpa pergerakan membuat oksigen yang mengalir ke otak berkurang, sehingga otak kita menganggap bahwa kita dalam keadaan istirahat (Benar juga, saya klo kelamaan duduk di kelas cepat mengantuk…)
Seberapa jauh normalnya kita harus berjalan kaki dalam sehari? Pak Jhon menyatakan 19 kilometer per hari ( Weh?? jauh amat??).
2. Otak kita juga berevolusi
Kita mengatasi dunia ini dengan cara beradaptasi dengan perubahan lingkungan. ‘Kita bukan makhluk yang terkuat di bumi ini, tapi otak kita berkembang menjadi yang ‘Terhebat”. Otak kita akan berkembang selama menangani penyelesaian persoalan dan membangun relasi dengan orang lain.
Kemampuan memahami persoalan dan membangun relasi dengan orang lain menjadi aktivitas bertahan hidup yang paling utama, bahkan hingga hari ini. Bukan saja di sekolah, kedua kemampuan itu juga kita butuhkan di tempat kerja.
Praktis: Bila kita tidak nyaman dengan orang lain maka kita tidak bisa efektif. Ketika murid tidak nyaman dengan gurunya maka belajar menjadi tidak efektif. Ketika bawahan tidak nyaman dengan atasannya maka bekerja menjadi tidak efektif. Maka dari itu, belajarlah menyimak motivasi orang lain dan bangun relasi agar otak kita bekerja efektif.
3. Setiap otak tersusun secara berbeda
Otak kita, dari kecil mengalami perkembangan yang luar biasa. Ada serangkaian hubungan yang terbangun antar ujung syaraf seiring dengan penghilangan hubungan yang lain. Apa yang kita lakukan dan pelajari dalan kehidupan mengubah bentuk fisik otak kita, mengubah susunan otak kita.
Setiap orang mempunyai pengalaman yang berbeda dalam menjalani hidup. Tidak ada dua otak manusia yang sama yang menyimpan informasi yang sama dengan cara yang sama di tempat yang sama. Ada jutaan cara untuk menjadi cerdas sebagaimana diyakini konsep kecerdasan majemuk Howard Gardner. Sayangnya, banyak diantaranya tidak muncul dalam tes IQ.
Praktisnya: Perlakukan diri kita dan orang lain sebagai individu unik yang mempunyai cara belajarnya sendiri.
4. Kita tidak memperhatikan hal-hal membosankan
Otak bisa diibaratkan sebagai lampu sorot (spotlight) yang menyorot berbagai macam hal di sekitarnya. Lampu sorot otak ini hanya dapat fokus pada satu hal pada satu waktu: Tidak ada multitasking bagi otak.
Lampu sorot otak itu ‘menyukai’ sesuatu yang membangkitkan emosi dan ‘mudah beralih’ ketika menyorot sesuatu yang membosankan. Ceramah atau pembicaraan yang biasa-biasa saja hanya mendapat perhatian dari otak kita kurang dari 10 menit.
Praktisnya: Pancing perhatian orang yang mendengarkan kita bicara setelah 10 menit melalui cerita yang menyentuh emosi. Hindari interupsi dalam mengerjakan suatu tugas karena akan meningkatkan jumlah kesalahan.
5. Ulangi untuk Mengingat
Otak itu ibarat mesin pengolah informasi yang mempunyai beragam mekanisme. Salah satunya,declarative memory yang mempunyai 4 tahap pengolahan informasi: mengodekan – menyimpan – memanggil – dan melupakan.
Kalau kita mengingat informasi dengan cara yang biasa-biasa saja, maka kita akan segera melupakan. Ibarat ketemu cewek yang biasa-biasa saja maka kita segera melupakan begitu saja. Beda kalau pertama bertemu begitu mempesona, wah sampai rumah pun masih terbayang-bayang wajahnya. (bener kan…?). Semakin rumit kita mengodekan informasi semakin kuat memori itu.
Praktisnya: Kaitkan suatu informasi baru dengan informasi lama. Buat jembatan keledai untuk merangkai suatu informasi. Ulangi untuk mengingat suatu informasi dengan pola yang berbeda.
6. Ingatlah untuk mengulang
Sebagian besar memori menghilang dalam hitungan detik. Proses melupakan itu bagus karena kita tidak perlu menyimpan informasi yang tidak relevan dan membantu menentukan prioritas. Ingatlah yang kejadia sekarang, bukan masa lalumu. Tapi bila kita ingin mengingat suatu informasi, maka ingatlah untuk mengulang.
Praktisnya: Ingatlah suatu informasi secara bertahap dan mengulanginya dalam jeda waktu yang terpola waktunya.
7. Tidur baik, berpikir pun baik.
Otak mengalami ketegangan terus menerus sepanjang hari. Bahkan ketika tidur pun, otak kita tidak sepenuhnya beristirahat. Otak tetap aktif secara ritmis selama kita tidur. Kurang tidur akan menurunkan perhatian, pengambilan keputusan, memori kerja, mood, keterampilan kuantitatif, penalaran bahkan ketangkasan motorik.
Praktisnya: Tidur secukupnya.
8. Otak yang stress tidak belajar secara sama
Otak kita terlatih untuk menghadapi bahaya atau stress dalam durasi pendek, semacam ancaman dari hewan buas. Contoh : Jika kita dikejar anjing maka otak kita dalam keadaan stress ringan dan dengan stress ringan ini otak kita bekerja lebih cepat dalam mengambil keputusan (sama seperti SKS = Sistem Kebut Semalam.. haha). Stress yang ‘ringan’ meningkatkan kinerja kita, sedangankan stress ‘kronis’ melumpuhkan kemampuan kita belajar.
Ingat! Kita punya otak satu, otak yang sama yang kita pakai di rumah, sekolah maupun kantor. Stress di suatu tempat akan berpengaruh pada kinerja kita di tempat lain.
Praktisnya: Jangan stress. Bangun relasi dan emosi yang stabil di rumah, itu kunci. Klo cara saya menghilangkan stress kronis dengan mendengarkan musik rock!! Coba dengan cara kalian sendiri.
9. Rangsanglah lebih banyak indera
Kita menyerap informasi tentang suatu kejadian melalui indera, menerjemahkan dalam bentuk sinyal listrik, menyebarkan ke bagian otak terpisah dan ketika mengingat kita merekonstruksikan ingatan kejadian itu.
Semakin banyak indera yang mendapatkan informasi atas suatu kejadian maka semakin mudah kita merekronstruksi ingatan akan kejadian tersebut. Hasil riset, Efek Proust, bau dapat memicu memori, hingga 10-50% lebih baik. Bau bahkan memicu emosi kita. Makannya kita disarankan untuk menggunakan wangi-wangian untuk merangsang kerja otak kita dalam proses belajar (Asal jangan bau kaki ya..).
Praktisnya: Ciptakan ruangan yang baunya bisa diasosiasikan positif.
10. Penglihatan mengungguli indera-indera kita.
Sebenarnya kita tidak melihat dengan mata kita, kita melihat dengan otak kita. Apa yang kita lihat bukanlah yang terlihat, tapi apa yang diberitahukan otak untuk kita lihat. Tak heran maka kita sering terjebak menilai orang dari tampilan luar, karena memang begitu cara kerja otak kita.
Kita paling bagus belajar dan mengingat dengan gambar, bukan kata-kata tertulis atau terucap. Mendengar sekarang maka 3 hari kemudian hanya teringat 10% (ahahah… gw banget!), sementara dengan melihat kita masih mengingat 65%. Teks akan mencekik otak kita, otak tidak mengenal kata-kata, tapi mengenal gambar. Ketika mengingat “Gajah pakai baju warna merah”, kita akan “melihat” gambar gajahnya, bukan tulisan g-a-j-a-h.
Praktisnya: Buang powerpoint yang penuh dengan teks dan poin-poin (Setuju!!). Gunakan gambar yang berasosiasi dengan suatu informasi untuk belajar.
11. Otak pria dan wanita berbeda
Kalangan kesehatan mental sudah mengenali perbedaan antara pria dan wanita. Pria lebih mudah terkenaschizophrenia dibandingkan wanita. Dengan rasio 2 banding 1, wanita memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan pria, temuan setelah wanita mengalami pubertas dan terus stabil sampai 50 tahun berikutnya.
Pria dan wanita merespon stress dengan cara yang berbeda. Pria mengaktifkan amygdala di ‘sebelah kanan’ otak mereka, wanita mengaktifkan ‘sebelah kiri’. Aktivasi sebelah kiri akan membuat orang lebih mengingat detil, aktivasi sebelah kiri akan membuat orang mengingat intinya.
Praktisnya: Sesuaikanlah kerja otak kita sesuai dengan jenis kelamin kita masing-masing
12. Kita adalah penjelajah alami yang kuat
Hasrat untuk mengeksplorasi begitu besar dalam diri kita. Hasrat itu tetap ada meski kita berada dalam ruang kelas dan ruang kerja. Bayi adalah model cara kita belajar. Bukan dengan pasif terhadap lingkungan, tapi aktif berksplorasi, melakukan pengamatan, membuat dugaan, lakukan pengujian dan kesimpulan.
Hebatnya, beberapa bagian otak dewasa tetap lentur seoerti bagian otak bayi supaya kita dapat menciptakan syaraf-syaraf dan mempelajari baru sepanjang hayat.
Praktisnya: Teruslah menjadi anak kecil yang penuh takjub dan pertanyaan pada dunia.

Aturan pada Otak kita


aturan otak kita yg perlu diketahui.


otak.jpg Tahu nggak ternyata otak kita memiliki aturan tersendiri dan tidak semua orang tahu akan hal itu. Mau menjadi salah satu orang yang tahu akan aturan otak kita? Yuk simak pembahasan berikut ini : Aturan otak atau dalam bahasa inggrisnya Brain Rules ini ditulis oleh Jhon Medina, seorang biologi molekuler. Dia menyatakan bahwa otak kita yang kompleks itu memiliki 12 aturan cara kerja. 1. Bergerak melejitkan kemampuan otakWell, otak kita ternyata dirancang untuk berjalan kaki. Ketika kita sedang bergerak, darah akan terpompa naik ke otak untuk mengalirkan oksigen dan glukosa. Aturan pertama ini menjelaskan mengapa kita mudah bosan ketika duduk diam di dalam kelas atau ruang kerja. Intinya tanpa pergerakan membuat oksigen yang mengalir ke otak berkurang, sehingga otak kita menganggap bahwa kita dalam keadaan istirahat (Benar juga, saya klo kelamaan duduk di kelas cepat mengantuk) 2. Otak kita juga berevolusi Kita mengatasi dunia ini dengan cara beradaptasi dengan perubahan lingkungan. ‘Kita bukan makhluk yang terkuat di bumi ini, tapi otak kita berkembang menjadi yang ‘Terhebat”. Otak kita akan berkembang selama menangani penyelesaian persoalan dan membangun relasi dengan orang lain. Kemampuan memahami persoalan dan membangun relasi dengan orang lain menjadi aktivitas bertahan hidup yang paling utama, bahkan hingga hari ini. Bukan saja di sekolah, kedua kemampuan itu juga kita butuhkan di tempat kerja. Praktis: Bila kita tidak nyaman dengan orang lain maka kita tidak bisa efektif. Ketika murid tidak nyaman dengan gurunya maka belajar menjadi tidak efektif. Ketika bawahan tidak nyaman dengan atasannya maka bekerja menjadi tidak efektif. Maka dari itu, belajarlah menyimak motivasi orang lain dan bangun relasi agar otak kita bekerja efektif. 3. Setiap otak tersusun secara berbeda Otak kita, dari kecil mengalami perkembangan yang luar biasa. Ada serangkaian hubungan yang terbangun antar ujung syaraf seiring dengan penghilangan hubungan yang lain. Apa yang kita lakukan dan pelajari dalan kehidupan mengubah bentuk fisik otak kita, mengubah susunan otak kita. Setiap orang mempunyai pengalaman yang berbeda dalam menjalani hidup. Tidak ada dua otak manusia yang sama yang menyimpan informasi yang sama dengan cara yang sama di tempat yang sama. Ada jutaan cara untuk menjadi cerdas sebagaimana diyakini konsep kecerdasan majemuk Howard Gardner. Sayangnya, banyak diantaranya tidak muncul dalam tes IQ. Praktisnya: Perlakukan diri kita dan orang lain sebagai individu unik yang mempunyai cara belajarnya sendiri. susunan-otak.jpg 4. Kita tidak memperhatikan hal-hal membosankan Otak bisa diibaratkan sebagai lampu sorot (spotlight) yang menyorot berbagai macam hal di sekitarnya. Lampu sorot otak ini hanya dapat fokus pada satu hal pada satu waktu: Tidak ada multitasking bagi otak. Lampu sorot otak itu ‘menyukai’ sesuatu yang membangkitkan emosi dan ‘mudah beralih’ ketika menyorot sesuatu yang membosankan. Ceramah atau pembicaraan yang biasa-biasa saja hanya mendapat perhatian dari otak kita kurang dari 10 menit. Praktisnya: Pancing perhatian orang yang mendengarkan kita bicara setelah 10 menit melalui cerita yang menyentuh emosi. Hindari interupsi dalam mengerjakan suatu tugas karena akan meningkatkan jumlah kesalahan. 5. Otak pria dan wanita berbeda Kalangan kesehatan mental sudah mengenali perbedaan antara pria dan wanita. Pria lebih mudah terkena schizophrenia dibandingkan wanita. Dengan rasio 2 banding 1, wanita memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami depresi dibandingkan pria, temuan setelah wanita mengalami pubertas dan terus stabil sampai 50 tahun berikutnya. Pria dan wanita merespon stress dengan cara yang berbeda. Pria mengaktifkan amygdala di ‘sebelah kanan’ otak mereka, wanita mengaktifkan ‘sebelah kiri’. Aktivasi sebelah kiri akan membuat orang lebih mengingat detil, aktivasi sebelah kiri akan membuat orang mengingat intinya. Praktisnya: Sesuaikanlah kerja otak kita sesuai dengan jenis kelamin kita masing-masing.

Minggu, 02 September 2012

13 sistem Identifikasi pada manusia


13 Jenis Sistem Identifikasi yang Membedakan Manusia



Setiap orang yang dilahirkan ke dunia tentu memiliki keunikan, tak ada yang sama antara satu dan yang lain. Setiap orang memiliki ciri atau atribut yang unik. Meski terlahir kembar, mereka tetap memiliki perbedaan.

Berdasar kenyataan itu, dibangunlah suatu sistem yang menggunakan ciri atau sifat identik manusia, yakni sistem biometrika. Jadi tubuh seseorang juga merupakan password bagi orang tersebut.

Biometrik terdiri dari metode unik untuk mengenali manusia berdasarkan satu atau lebih ciri-ciri fisik atau perilaku intrinsik. Dalam ilmu komputer, pada khususnya, biometrics digunakan sebagai bentuk manajemen identitas akses dan kontrol akses. Hal ini juga digunakan untuk mengidentifikasi individu-individu dalam kelompok yang berada di bawah pengawasan.

Ada berbagai jenis sistem biometrika yang sekarang tersedia.


1. Pengenalan Sidik Jari
Sistem itu meliputi sebuah perangkat keras pemindai (scanner) dan perangkat lunak. Peranti itu merekam karakteristik sidik jari yang spesifik, menyimpan data setiap pengguna ke sebuah template.
Ketika pengguna mencoba lagi menguatkan akses, perangkat lunak membandingkan data yang tersimpan di template dan pembacaan sidik jari dari pemindai. Sistem sidik jari sangat akurat, tetapi dapat dipengaruhi perubahan pada sidik jari. Misalnya, terbakar, bekas luka, kotoran.

2. Pengenalan Wajah
Pengenalan bentuk dan posisi dari ciri wajah seseorang adalah tugas yang kompleks. Mula-mula sebuah kamera menangkap gambar sebuah wajah, kemudian peranti lunak memilah-milah pola informasi dan selanjutnya membandingkan dengan template user.

3. Pengenalan Retina atau Iris
Mungkin dari semua itu yang paling aman adalah retina dan lapisan-lapisan pembuluh di belakang mata. Gambar retina sulit ditangkap dan selama pendataan, pengguna harus memusatkan pandangan ke sebuah titik serta mempertahankannya. Jadi kamera dapat menangkap gambar dengan baik.

Penentuan pada pola pembuluh darah. Namun ketika pola itu unik pada setiap orang, identifikasi menjadi lebih kaurat. Sistem yang berdasar dua bagian mata, yakni iris dan retina, dipertimbangkan untuk menawarkan tingkat keamanan terbaik.

4. Geometri Lengan
Dengan sistem itu, pengguna meluruskan lengan menurut petunjuk tanda pada perangkat keras pembaca lengan (reader), menangkap gambar tiga dimensi dari jari-jari dan tulang, kemudian menyimpan data di sebuah template. Geometri lengan telah digunakan beberapa tahun dan dimanfaatkan untuk sistem keamanan pada Olimpiade 1996.

5. Geometri Jari
Peralatan itu sama untuk sistem-sistem geometri. Pengguna menempatkan satu atau dua jari di bawah sebuah kamera yang menangkap bentuk dan panjang wilayah jari serta tulang-tulangnya. Sistem menangkap gambar tiga dimensi dan mencocokkan data dengan template yang disimpan untuk menentukan identitas.
Berbasis Telepon

6. Pengenalan Telapak Tangan
Sama dengan pengenalan sidik jari, biometrika telapak tangan memusatkan pada susunan-susunan yang beragam. Misalnya, bagian-bagian tepi dan tak berharga yang ditemukan pada telapak tangan.

7. Pengenalan Suara
Metode itu menangkap suara dari speaker menurut sifat-sifat bahasa. Penggunaan utamanya adalah aplikasi keamanan berbasis telepon. Keakuratannya dapat dipengaruhi suara gaduh dan pengaruh penyakit atau kelelahan pada suara.

Satu masalah nyata dengan pengenalan suara adalah sistem dapat dikelabui oleh suara tape dari suara seseorang. Karena alasan itu, sistem suara lanjutan harus mampu memperluas atau memperpanjang proses verifikasi dengan memberikan perkataan-perkataan yang lebih sulit dan panjang, membaca dengan keras, atau meminta perkataan yang berbeda yang dibaca setiap waktu.

8. Pengenalan Tanda Tangan
Sistem verifikasi tanda tangan memerlukan satu hal utama, yaitu penerimaan masyarakat umum (publik). Di segala hal dari deklarasi kemerdekaan sampai slip sebuah kartu kredit, masyarakat cenderung menerima tanda tangan sebagai bukti identitas.

Betapapun sederhana sebuah tanda tangan, perlu peralatan mengukur, baik ciri yang membedakan tanda tangan maupun ciri yang membedakan dari proses penulisan tanda tangan. Ciri itu mencakup tekanan pena, kecepatan dan titik-titik ketika pena diangkat dari kertas. Pola-pola itu ditangkap melalui sebuah pena yang dirancang khusus atau tablet (bisa juga keduanya) dan dibandingkan dengan pola-pola template.

9. DNA
Penggunaan DNA dalam teknologi biometrika erat berkait dengan kegiatan forensik. Penggunaanya tidak sama dengan biometrika yang lain, yang dengan waktu relatif singkat bisa memberikan keputusan. Sebab, biometrika dengan DNA harus dilakukan di laboratorium oleh staf ahli khusus, kemudian mencocokkan, baru kemudian bisa memberikan keputusan mengenai DNA yang diperiksa.

10. Thermal Imaging
Ini berkait dengan suhu tubuh. Sistem yang memakai thermal imaging mempunyai proses yang sama dengan menembakkan sinar ke tubuh. Lalu, komputer menangkap panas tubuh seseorang itu dan memverifikasi sesuai dengan kebutuhan.

11. Bentuk Telinga
Bentuk telinga merupakan salah satu ciri khusus manusia. Bila dilihat sepintas, telinga setiap manusia memang mirip. Namun bila diukur tentu memiliki perbedaan.

12. Bau Badan
Bau badan dikembangkan menjadi teknologi sistem biometrika sesuai dengan fakta bahwa manusia memiliki bau badan yang khas. Akan tetapi muncul beberapa kendala, karena bau badan seseorang relatif berubah-ubah tergantung pada situasi fisiologis. Bau badan seseorang usai berolahraga berbeda dari usai mandi. Itu salah satu kendala. Tingkat validasi sistem itu cenderung rendah, hampir mirip tanda tangan dan pengenalan suara.

Kini, penggunaan peralatan identifikasi dengan sistem biometrika makin luas di masyarakat. Pengenalan sistem biometrika sangat penting agar masyarakat dapat menggunakan secara tepat sesuai dengan situasi dan kondisi terkini.

13. GERAKAN TUBUH, 
gerakan tubuh manusia pada saat berjalan setiap orang itu unik. Dengan mempelajari hal tersebut kita dapat memebuat sebuah sisem keamanan ruangan dan mengenali orang tersebut dari pola dia berjalan, dengan kecerdasan buatan (AI) tentunya
.

Lebih cerdas yg mana ???


Cristiano Ronaldo Vs Einstein: Siapa Lebih Cerdas?


Pada posting "apa itu kecerdasan??"disebutkan bahwakecerdasan menurut Howard Gardner merupakan kemampuan untuk memecahkan persoalan dan menghasilkan produk dalam suatu settingyang bermacam-macam dan dalam situasi yang nyata. Menurutnya, kecerdasan itu meliputi kecerdasan linguistik, logika/matematika, interpersonal, intrapersonal, musik, naturalis, spasial dan kinestetik 
Kecerdasan versi Gardner, yang sering disebut dengan kecerdasan majemuk (multiple intelligence) ini juga seringkali membawa kepada pertanyaan-pertanyaan yang terdengar konyol, namun pada hakekatnya perlu mendapatkan perenungan, seperti misalnya: lebih cerdas mana Isaac Newton  bila dibandingkan dengan Valentino Rossi? Lebih cerdas mana Cristiano Ronaldo dengan Albert Einstein? Lebih cerdas mana Roman Abramovic dibandingkan Jalaluddin Rumi? Atau siapa yang lebih cerdas antara Barack Obama dan Kahlil Gibran?
Berdasarkan teori multiple intelligences-nya Gardner, tentu tidak dapat diperbandingkan mana yang lebih cerdas karena pada dasarnya setiap manusia memiliki potensi kecerdasan yang bermacam-macam. Bahkan, sejatinya setiap manusia memiliki beberapa jenis kecerdasan sekaligus, meskipun sebagian jauh lebih berkembang dibanding yang lainnya. Ada orang yang lebih menonjol kecerdasan interpersonalnya dibandingkan kecerdasan intrapersonal yang dimiliki. Ada juga yang lebih menonjol kecerdasan musikalnya daripada kecerdasan logis-matematis yang dimiliki. Satu hal yang penting adalah pemahaman terhadap diri sendiri: potensi kecerdasan apa yang lebih menonjol dan layak untuk terus dikembangkan. Jelasnya, teori kecerdasan majemuk (multiple intelligences) merupakan validasi tertinggi gagasan bahwa perbedaan individu adalah penting (Jasmine, 2007: 11).
Berbagai pendapat para ahli tersebut di atas menampakkan adanya pergeseran arah, namun selalu mengandung pengertian bahwa inteligensi atau kecerdasan adalah kekuatan atau kemampuan untuk melakukan sesuatu.
Masyarakat umum mengenal istilah inteligensi sebagai istilah yang menggambarkan kecerdasan, kepintaran ataupun kemampuan untuk memecahkan problem yang dihadapi. Pada umumnya, para ahli menerima pengertian akan inteligensi sebagaimana istilah tersebut digunakan oleh orang awam. Kekaburan ruang lingkup konsep mengenai inteligensi (kecerdasan) menyebabkan sebagian ahli bahkan tidak merasa perlu untuk berusaha memberikan batasan yang pasti. Bagi mereka ini banyak diantara definisi yang telah dirumuskan ternyata terlalu luas untuk dapat disalahkan dan terlalu kabur untuk dapat dimanfaatkan. Definisi para ahli dan pengikutnya memang tidak selalu mengandung perbedaan arti yang tajam walaupun memperlihatkan adanya sudut pandang yang berbeda (Azwar, 2002: 2), maka tidak heran jika kemudian bermunculan berbagai konsep tentang kecerdasan, baik kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan-kecerdasan yang lain.
Dan yang paling penting adalah bertanya pada diri sendiri kecerdasan apa yang kita miliki? sudahkah  "mendidik kecerdasan" kita untuk terus kita lejitkan setinggi mungkin....??